Humor


KRITIKUS POLITIK

Kritikus politik tidak bersyarat harus akhli politik. Kritikus politik adalah akhli bahasa yang pandai membaca aspirasi publik yang takut menyatakan aspirasinya, dengan untaian kosakata, tata bahasa, gaya bahasa dan bahasa tubuh sedemikian rupa sehingga bebas jeratan hukum pendiskreditan kabinet atau tuduhan menghina kepala negara.


PRESIDEN TERPILIH

Seorang politikus senior mengeluh kepada rekan senior lain, tentang berbagai blunder kebijakan strategis dari sang presiden baru terpilih. Rekan senior lain itu menjelaskan bahwa pemilu memang tak punya pilihan lain selain Jenderal senior itu, yang mampu membatalkan selera kudeta beberapa jenderal lain.


POLITIK BLUSUKAN

Pada suatu republik, rapat pasukan pengawal presiden membahas dengan makin cemas akan kebiasaan blusukan sang presiden di luar rencana protokol. Secara tiba tiba, dapat saja presiden memerintahkan mobil berhenti, dan ia berjalan menghampiri kerumunan orang untuk bersilaturahmi. Strategi baru adalah menyiapkan 5 kembaran presiden untuk berbagai acara seremonial nirpidato. Bagian protokol kini sibuk mengatur agar presiden asli jangan jumpa publik tatkala kembaran presiden bertugas di lapangan, menjaga jangan sampai dua […]


POLITIKUS SEJATI

Abaraham Abakadabra seorang politikus senior dicegat para wartawan pada pintu masuk DPR Republik Simsalabim. Wartawan bertanya beramai-ramai, apakah Bapak menentang atau mendukung kenaikan pajak yang diusulkan Presiden? Selebiriti kita yang satu ini menjawab, pimpinan partai kami sedang melakukan lobi politik, saya belum tahu perintah pimpinan fraksi partai kami, kita lihat saja perkembangan sepanjang sidang. Lihatlah tiga map ini. Map pertama berwarna biru berisi 50 alasan tak terbantahkan mengapa pajak harus […]


PADA SUATU JAMUAN

Presiden baru terpilih Pemilu Presiden (Pilpres) mengundang 100 orang calon terbaik untuk memilih pembantu presiden dalam sebuah acara malam ramah tamah. Presiden dan Wapres baru sibuk berjalan kian kemari pada pesta di taman istana presiden untuk mengenali lebih dekat 100 undangan tersebut. Di dekat meja prasmanan berdiri Bapak Gulas Melas, Sang Selebriti talk show, ILC serta narasumber 10 koran terkemuka dan Sang Presiden mendekati tamu istimewa ini sambil menyapa; Apa […]


PADA SUATU ILC

Terjadi perdebatan seru tentang mucikari dan profesi WTS pada sebuah acara Indonesia Lawyers Club. Hampir semua hadirin mengangkat tangan, mohon izin bicara. Namun, semua mata melihat seorang tokoh agama paling disegani, yang juga mengangkat tangan. Pembawa acara mohon maaf kepada tokoh kita yang satu ini, bahwa ia kedahuluan pengangkat tangan yang lain, dan mohon sabar menunggu giliran. Terdapat 20 orang berbicara bergantian, terdapat pro dan kontra, terdapat perang mulut, namun […]


PERWAKILAN GOLONGAN TERTINDAS

Demokrasi adalah upaya menegakkan keadilan kepada sebagian besar rakyat tertindas. Pada Republik Entah Berentah, agar adil, jatah suara kelompok tertindas – yang umumnya adalah golongan minoritas – dikalikan 200%. DPR Republik tersebut 100% terdiri atas wakil rakyat berjenis wanita, sebagai kelompok tertindas, karena jumlah wanita adalah 60% jumlah penduduk negeri itu.


POLITIKUS SEJATI

Para lawan politik memberi penghargaan tinggi kepada Mahesa Sura, lawan politik yang satu ini. Salah satu lawan politik diwawancara wartawan dan mengucapkan apresiasi tertinggi bagi Mahesa. Ujarnya; Ia amat konsisten dalam mencapai tujuan politik, sedemikian rupa, mampu melakukan apa saja yang perlu dilakukan. Kalau perlu ia berani mengucapkan kebenaran.


PEMIKIR POLITIK

Pemikir politik yang satu ini berseberangan dengan kebijakan Kabinet yang sedang berkuasa. Ia dipanggil oleh Dinas Polisi Rahasia agar tidak memuat buah pikirannya di media massa, ikut talk show dan membuat buku-buku politik yang baru. Penguasa menjelaskan bahwa semua bukunya ditarik dari semua toko buku, dilarang diperjualbelikan. Pemikir politik kita menjelaskan bahwa hal itu bukan masalah bagi dirinya, karena barang langka makin diminati dan dicari.


KATA MUTIARA

Pada suatu Republik Entah Berentah, sebuah lukisan pedati tua terpampang pada ruang sidang utama DPR, disamping lambang negara. Tertulis kata-kata mutiara di bawahnya; Roda paling ribut adalah roda paling buruk.