
Laporan Riset Maya Dr. Jan Hoesada, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintahan.
Pendahuluan
Makalah ini melengkapi makalah berjudul Makalah SDG dalam edisi 1 Juli 2026. Setiap bangsa bercita cita mencapai kemakmuran dan kebahagiaan. PBB menyediakan kerangka acuan SDG yang dapat digunakan tiap negara sebagai salah satu sarana mencapai tujuan tersebut. Sebagian besar bangsa/negara di muka bumi mengindahkan kerangka acuan tersebut dan menggunakannya sebagai landasan pemertintahan yang ingin mengoordinasikan dirinya dengan derap langkah atau program PBB tersebut.
Terdapat negara gagal ber SDG sehingga gagal mencapai kemakmuran, pada umumnya berciri negara nirdemokrasi terpimpin tirani/diktator zalim non-demokratis dan tidak sadar trias politika, juga negara-negara yang berkekuatan hanya 50 % SDM karena menzalimi perempuan cq membatasi hak-pendidikan & kebebasan perempuan di luar-rumah, dalam aktivitas politik & sosial ekonomi cq mencari nafkah, dan berbagai negara cq pemerintahan yang tak mampu mengatasi/meredam konflik domestik dan gagal mencipta iklim-ekonomi nan-kondusif bagi kemakmuran, dan juga pemerintahan tidak bersih-korupsi, tidak profesional dan tidak kompeten. Selanjutnya …..
