{"id":5543,"date":"2024-04-01T14:16:35","date_gmt":"2024-04-01T07:16:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/?p=5543"},"modified":"2024-04-01T14:16:36","modified_gmt":"2024-04-01T07:16:36","slug":"wacana-utang-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wacana-utang-negara\/","title":{"rendered":"Wacana Utang Negara"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"372\" height=\"297\" src=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5544\" srcset=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image.png 372w, https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-300x240.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 372px) 100vw, 372px\" \/><\/a><figcaption><strong>Laporan Studi Pustaka&nbsp; Dr. Jan Hoesada, Komite Kerja KSAP.<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Makalah Utang Negara, makalah Manajemen Aset Liabilitas Pemerintahan dan makalah Pengendalian Utang Negara adalah makalah serumpun , saling melengkapi. Puncak makalah adalah Strategi Pengendalian Utang Negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Gairah berutang pemerintah dapat berdampak bola-salju saldo-utang &nbsp;bagi negara gemar-utang, berciri saldo-utang negara selalu bertambah-besar dari tahun-ketahun APBN, berpotensi menyebabkan kabinet \/ bangsa berada dalam krisis keuangan. Terdapat kelompok negara sadar bahaya utang-negara , terdapat negara maju-perekonomian nir-utang-negara. Laporan riset ini amat dangkal, sehingga&nbsp; hadirin pembaca disarankan mencari rujukan lain untuk memperkaya visi intelektualnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu tujuan lain makalah ini adalah membangun kesadaran\/kepekaan DPR\/Kabinet\/BPK dan publik akan risiko utang negara , kesadaran masyarakat akan pembedaan utang nan-perlu dan utang-tak perlu, utang-bertanggung-jawab vs utang tidak bertanggung-jawab kepada kabinet selanjutnya dan generasi-penerus.Makalah bermaksud memberi dasar-pikiran berbagai kebijakan publik utang-negara cq kebijakan-kabinet misalnya kesadaran akan jebakan-utang (<em>debt trap<\/em>) berupa titik-kritis (<em>point of no return<\/em>)\u00a0 dimana terjadi eskalasi jumlah-utang lintas-tahun yang tak-terhindari, kebijakan batasan berutang kepada berbagai negara penjajah atau predator. Penjajahan modern antar-negara berbasis utang-negara antara-lain berupa kerja-sama ekonomi menguntungkan pemberi-pinjaman, pengutamaan FDI\/PMA korporasi asal-negara pemberi-pinjaman, terutama untuk eskploitasi SDA\u00a0 dan bisnis-agrikultur, pembukaan pintu-khusus pasar-domestik negara-penerima-pinjaman dan pengutamaan impor dari negara pemberi pinjaman. <em><a href=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/04_April_24-Wacana-Utang-Negara.pdf\">Selengkapnya&#8230;.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDAHULUAN Makalah Utang Negara, makalah Manajemen Aset Liabilitas Pemerintahan dan makalah Pengendalian Utang Negara adalah makalah serumpun , saling melengkapi. Puncak makalah adalah Strategi Pengendalian Utang Negara. Gairah berutang pemerintah dapat berdampak bola-salju saldo-utang &nbsp;bagi negara gemar-utang, berciri saldo-utang negara selalu bertambah-besar dari tahun-ketahun APBN, berpotensi menyebabkan kabinet \/ bangsa berada dalam krisis keuangan. Terdapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":166,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,67,6],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5543","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-artikel","7":"category-publication","8":"category-publikasi","9":"czr-hentry"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/users\/166"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5543"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5547,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5543\/revisions\/5547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}