{"id":5312,"date":"2023-08-18T14:26:06","date_gmt":"2023-08-18T07:26:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/?p=5312"},"modified":"2023-08-18T14:26:07","modified_gmt":"2023-08-18T07:26:07","slug":"balada-aset-beracun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/balada-aset-beracun\/","title":{"rendered":"BALADA \u00a0ASET \u00a0BERACUN"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5313\" width=\"240\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1.png 363w, https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1-240x300.png 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 240px) 100vw, 240px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Sajian Dr. Jan Hoesada, Komite Kerja KSAP.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pendahuluan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Aset buruk (<em>bad assets<\/em>) adalah aset yang tak menghasilkan pendapatan dan tak seberapa sering digunakan pemiliknya , aset beracun (<em>toxic assets<\/em>) adalah investasi yang sulit dilepas\/di jual kembali di pasar-bebas, antara lain sekuritas tak berpasar\/permintaan, berdimensi akuntansi penurunan-nilai (impairment of assets) atau penghapusan-nilai ( <em>write off<\/em> ) ,&nbsp; berisiko menurunkan aset-neto pada LK.<\/p>\n\n\n\n<p>Vivien Lou Chen, 2023, menyajikan artikel berjudul <em>Government bonds held at banks may be so-called \u2018toxic asset\u2019 of next financial crisis, fund manager says<\/em>, sumber Market Watch , antara lain mengungkapkan bahwa kecemasan-publik berjangkit di picu kejatuhan \/kolaps dua bank regional dalam waktu kurang dari seminggu menyebabkan krisis-kepercayaan dalam industri perbankan AS, berpusat pada obligasi-pemerintah yang di duga menjadi \u201ctoxic asset\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sejarah Aset Beracun<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber ACCA menyajikan artikel berjudul <em>Toxic Assets<\/em>, pada pokoknya mengungkapkan bahwa aset beracun adalah instrumen-keuangan di produksi\/diperdagangkan industri-perbankan untuk memperoleh penghasilan atau untuk melepas risiko pada saat membidik pasar\/pelanggan berisiko-tinggi, &nbsp;dengan fasilitas\/penjualan amat-agresif&nbsp; hipotek bukan-utama (<em>sub\u2011prime mortgages<\/em>) pada era 1990 kepada target-pasar&nbsp; tuna-bayar .<\/p>\n\n\n\n<p>Bank memberi pinjaman berbentuk hipotek, pinjaman beli-mobil&nbsp; berhampiran sekuritisasi pinjaman tersebut untuk menghapus risiko terkait potensi arus-kas-masuk masa-depan&nbsp; dan mengkonversi pinjaman menjadi tunai&nbsp; agar dapat dipinjamkan-lanjut demi perbesaran\/pertumbuhan volume kredit. Sekuritisasi dilakukan dengan cara transfer-peminjaman kepada entitas-bertujuan-khusus (<em>special purpose vehicles<\/em> atau SPV)<a href=\"#_ftn1\" id=\"_ftnref1\">[1]<\/a> . Entitas bertujuan khusus&nbsp; tersebut membeli secara tunai obligasi-bank dengan cara menerbitkan obligasi-berjamin-hasil yang mengalir dari pemegang-hipotek.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kasus pinjaman berbasis hipotek-bukan-utama (<em>sub-prime mortgages<\/em>) risiko tingkat-tinggi menggunakan berbegai ragam-paket-sekuritsasi , tercapai dengan penciptaan berbagai instrumen bergaya-derivatives disebut&nbsp; Kewajiban-utang ber-agun (<em>collateralised debt obligations<\/em> atau CDO), berinti hampirran kemas-ulang aset-berisiko cq pinjaman berbasis hipotek-bukan-utama (<em>sub-prime mortgages<\/em>), dimana risiko disebar kecil-kecil kepada para pemegang-obligasi dalam beragam opsi\/pilihan <em>pulangan-tinggi berisiko-tinggi<\/em> atau <em>pulangan-rendah berisiko-rendah.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>CDO adalah <em>mekanisme transfer-kerugian kepada investor-pengambil-risiko investasi<\/em> , misalnya transfer kepada entitas lindung-nilai ( <em>hedge fund<\/em>) , menyebabkan sebagian besar investor-lain misalnya industri perbankan , terlindung&nbsp; dan berada pada kondisi sumber arus-kas berisiko-rendah.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8221; <\/em><a href=\"https:\/\/www-investopedia-com.translate.goog\/terms\/t\/tranches.asp?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\"><em>Tranche<\/em><\/a><em> &#8220;<\/em> adalah kata Perancis yang berarti &#8220;irisan&#8221; atau &#8220;porsi.&#8221; Dalam dunia investasi, istilah ini digunakan untuk menggambarkan&nbsp; <a href=\"https:\/\/www-investopedia-com.translate.goog\/terms\/s\/security.asp?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\"><em>sekuritas<\/em><\/a><em> &nbsp;yang dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil <\/em>dan selanjutnya dijual kepada investor. Tranche pada umumnya berbentuk <a href=\"https:\/\/www-investopedia-com.translate.goog\/terms\/m\/mbs.asp?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">sekuritas berbasis hipotek<\/a> , yang merupakan <em>sekeranjang pinjaman hipotek<\/em> yang dikumpulkan bersama untuk dibeli oleh investor.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumpun pinjaman beragun hipotek (CDO) diambil alih SPV buatan emiten-sendiri &nbsp;, dikelompokkan dalam 3 rumpun yang besarnya ditentukan berdasar kebutuhan daya-serap kerugian, adalah sbb :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Rumpun\/Tranche 1 (risiko tertinggi) disebut rumpun ekuitas ( \u2018equity\u2019 tranche ) , bertugas menyerap kerugian gagal-bayar sampai suatu-batas dimana rumpun tersebut tergunakan habis dan rumpun investasi ini tak bernilai.<\/li><li>Rumpun\/Tranche 2 (risiko menengah, risiko mezzanine) bertugas menyerah lebihan kerugian yang tak mampu di serap rumpun 1, sampai rumpun 2 tersebut habis-nilai.<\/li><li>Rumpun\/Tranche 3 (rumpun AAA, \u2018senior\u2019 tranche) bertugas menyerap sisa-rugi tak-terserap rumpun 1 dan 2 di atasnya.<\/li><li>Bila arus-kas-masuk \/diterima dari peminjam berupa bunga dan pengembalian pokok , pembayaran tsb di bayarkan kepada rumpun\/tranche 3 lebih dahulu sebagai rumpun senior, sisanya mengalir ke rumpun di atasnya.<\/li><li>Gagal-bayar peminjam langsung saja memukul rumpun 1, lalu 2 dan dst<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong><em><a href=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/makalah-toxic.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Selengkapnya&#8230;<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sajian Dr. Jan Hoesada, Komite Kerja KSAP. Pendahuluan Aset buruk (bad assets) adalah aset yang tak menghasilkan pendapatan dan tak seberapa sering digunakan pemiliknya , aset beracun (toxic assets) adalah investasi yang sulit dilepas\/di jual kembali di pasar-bebas, antara lain sekuritas tak berpasar\/permintaan, berdimensi akuntansi penurunan-nilai (impairment of assets) atau penghapusan-nilai ( write off ) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":162,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,71,67,6],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5312","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-artikel","7":"category-buletinandipsap","8":"category-publication","9":"category-publikasi","10":"czr-hentry"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/users\/162"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5315,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5312\/revisions\/5315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}