{"id":4258,"date":"2020-04-08T13:45:11","date_gmt":"2020-04-08T06:45:11","guid":{"rendered":"http:\/\/www.ksap.org\/sap\/?p=4258"},"modified":"2020-04-08T13:46:25","modified_gmt":"2020-04-08T06:46:25","slug":"penerapan-sap-2020-dampak-disrupsi-ekonomi-pada-lk-pemerintahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/penerapan-sap-2020-dampak-disrupsi-ekonomi-pada-lk-pemerintahan\/","title":{"rendered":"PENERAPAN SAP 2020: DAMPAK DISRUPSI EKONOMI  PADA  LK PEMERINTAHAN"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"259\" height=\"439\" src=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4259\" srcset=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image.png 259w, https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-177x300.png 177w\" sizes=\"auto, (max-width: 259px) 100vw, 259px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada situasi disrupsi kegiatan perekonomian, terjadi\npeninjauan aspek penerapan Standar Akuntansi Keuangan, termasuk oleh DSAK NKRI.<\/p>\n\n\n\n<p>Makalah ingin menghampiri para pengguna SAP NKRI dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan aplikasi SAP dan Bultek SAP pada situasi lingkungan nan berubah. <\/p>\n\n\n\n<p>Paragraf 83 Kerangka Konseptual SAP meminta pengungkapan (1) kondisi lingkungan umumnya, kondisi ekonomi makro dan kondisi fiskal khususnya dalam LK Pemerintahan,(2) target keuangan versi APBN vs realisasi aktual versi akuntansi, (3) penjelasan kendala\/hambatan pencapaian target.  <\/p>\n\n\n\n<p><strong>PEMBENAHAN BANGSA\nPASKA DISRUPSI<\/strong>\n\nBagi John Meynard\nKeynes, bila tertimpa krisis ekonomi, negara mungkin perlu ber utang lebih\nbanyak, dan APBN belanja di perbesar. Pemulihan ekonomi AS akibat depresi besar\nberbasis keterbatasan APBN konon &nbsp;karena\nhampiran Keynes. Uang adalah pelumas&nbsp;\nekonomi paling efektif. Kapitalisme pasar bebas diganti perencanaan <em>top-down<\/em>, melonggarkan APBN dan ekspansi\npasok uang beredar. Tatkala pemerintah mencetak uang, pemerintah harus\nberpura-pura memiliki kekuasaan meningkatkan standar hidup. Strategi kabinet tersaji\nrapi mempunyai daya pesona dan dukungan publik, apabila perlu merumitkan yang\nsederhana adalah cara yang baik. Pada situasi krisis, terdapat persamaan ranah\nmikro (individu, keluarga) dan ranah makro (bangsa, pemerintahan). Dunia usaha\nsuka gagasan uang mudah dan kredit mudah, pada satu sisi meminta dukungan\npemerintah, pada sisi lain , lembaga keuangan merekrut ekonom untuk meyakinkan\npelanggan \/ calon pelanggan. Hampiran Keynes populer dikalangan politikus\nkarena tak memangkas layanan pemerintah, populer karena tak menaikkan pajak. Bila\nkonsumsi meningkat menyebabkan ekonomi tumbuh, bukan sebaliknya. Konsep salah\ndan terbalik; perekonomian tumbuh menyebabkan konsumsi meningkat. Pada situasi stagflasi,\ntugas pemerintah mendorong tabungan ke bank dengan berbagai jaminan pemerintah,\npengurangan pajak penghasilan deposito dll, menambah uang beredar agar jumlah\nkredit bank tersalur lebih banyak. Ekspansi ekonomi terjadi tatkala skala\nproduksi meningkat. Konsep keliru\u201dbelanja mendorong pertumbuhan ekonomi\u201d ,\nkonsep benar adalah \u201c tindakan menabung ketimbang tindakan konsumsi adalah\ntindakan lebih menguntungkan kondisi perekonomian\u201d. Ketika harga harga mulai\nturun mendekati lapis masyarakat berdaya beli lemah, pasar mulai berkembang\nkembali. Memusuhi perusahaan swasta dalam pendanaan infrastruktur adalah\nkeliru, sebab pembangunan infrastruktur oleh pemerintah sendiri mendapat output\nsuboptimal karena KKN. Karena itu kemitraan swasta-pemerintah dan hampiran\nkonsesi berbagai sarana publik pemerintah kepada swasta adalah jalan keluar .\nKebijakan larangan impor untuk penghematan cadangan devisa, kebijakan memusuhi\nperdagangan bebas untuk melindungi produksi dalam negeri dan lapangan kerja\nmenyebabkan opsi-beli termurah dan terbaik barang\/jasa yang ada dimuka bumi ,\nmenjadi ditutup bagi rakyat negara itu. Fokus pemerintahan pada ekspansi bisnis\ndan tabungan, pajak terasa ringan dan mendorong kegairahan ekonomi, mendorong\nindustri sektor riil berkembang subur, kesempatan kerja meningkat menyebabkan\ndaya beli masyarakat meningkat. Persaingan pelaku industri sehat mendorong\npersaingan harga, peningkatan efisiensi untuk kesinambungan besar laba,\nmenyebabkan indeks harga komoditas umum menurun, menyebabkan kecukupan belanja\nkonsumtif bagi keluarga. Kelebihan itu menyebabkan pergeseran alokasi belanja\nkonsumtif menjadi belanja rekreasi, belanja semi produktif dan belanja\nproduktif, seperti pembangunan rumah untuk sewa bulanan dan kendaraan sewaan.\nBelanja rekreasi menumbuhkan industri jasa. Terjadi kebutuhan publik akan\nsistem demokrasi, para pemilih dalam pemilu mengevaluasi kualitas penggunaan\nkekuasaan, kualitas manajemen APBN, terutama alokasi, kebocoran dan\npertanggungjawaban kepemerintahan berbasis akuntansi pemerintahan nan baik.\nMuncul PNS sebagai golongan baru dalam masyarakat, dan jabatan anggota DPR\nmenjadi menarik, muncul perlombaan menarik hati masyarakat melalui subsidi ,\nupaya menekan harga kebutuhan pokok dan upaya penggratisan kebutuhan publik\ntertentu , sebagian memang &nbsp;upaya sehat ,\nsebagian populis. Terdapat berbagai bencana alam, yang disikapi oleh kebijakan\nkhusus dan APBN khusus dalam upaya pemerataan dan keadilan antara lain berbagai\nfasilitas keringanan perpajakan tahun 2020. Pada berbagai negara lain, Menteri\nTenaga Kerja pengejar popularitas membuat pengetatan syarat PHK yang\nmemberatkan para pengusaha, menciutkan hati para wirausaha baru akan coba-coba,\nberakibat bisnis berhenti berkembang. \n\n\n\n<strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><a rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"S e l e n g k a p n y a (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/PENERAPAN-SAP-2020.pdf\" target=\"_blank\">S e l e n g k a p n y a<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDAHULUAN Pada situasi disrupsi kegiatan perekonomian, terjadi peninjauan aspek penerapan Standar Akuntansi Keuangan, termasuk oleh DSAK NKRI. Makalah ingin menghampiri para pengguna SAP NKRI dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan aplikasi SAP dan Bultek SAP pada situasi lingkungan nan berubah. Paragraf 83 Kerangka Konseptual SAP meminta pengungkapan (1) kondisi lingkungan umumnya, kondisi ekonomi makro dan kondisi fiskal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":162,"featured_media":4259,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,18,4],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4258","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-article","8":"category-artikel","9":"category-berita","10":"czr-hentry"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/users\/162"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4258"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4263,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4258\/revisions\/4263"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ksap.org\/sap\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}