PENERAPAN SAP 2020: DAMPAK DISRUPSI EKONOMI PADA LK PEMERINTAHAN


PENDAHULUAN

Pada situasi disrupsi kegiatan perekonomian, terjadi peninjauan aspek penerapan Standar Akuntansi Keuangan, termasuk oleh DSAK NKRI.

Makalah ingin menghampiri para pengguna SAP NKRI dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan aplikasi SAP dan Bultek SAP pada situasi lingkungan nan berubah.

Paragraf 83 Kerangka Konseptual SAP meminta pengungkapan (1) kondisi lingkungan umumnya, kondisi ekonomi makro dan kondisi fiskal khususnya dalam LK Pemerintahan,(2) target keuangan versi APBN vs realisasi aktual versi akuntansi, (3) penjelasan kendala/hambatan pencapaian target.

PEMBENAHAN BANGSA PASKA DISRUPSI Bagi John Meynard Keynes, bila tertimpa krisis ekonomi, negara mungkin perlu ber utang lebih banyak, dan APBN belanja di perbesar. Pemulihan ekonomi AS akibat depresi besar berbasis keterbatasan APBN konon  karena hampiran Keynes. Uang adalah pelumas  ekonomi paling efektif. Kapitalisme pasar bebas diganti perencanaan top-down, melonggarkan APBN dan ekspansi pasok uang beredar. Tatkala pemerintah mencetak uang, pemerintah harus berpura-pura memiliki kekuasaan meningkatkan standar hidup. Strategi kabinet tersaji rapi mempunyai daya pesona dan dukungan publik, apabila perlu merumitkan yang sederhana adalah cara yang baik. Pada situasi krisis, terdapat persamaan ranah mikro (individu, keluarga) dan ranah makro (bangsa, pemerintahan). Dunia usaha suka gagasan uang mudah dan kredit mudah, pada satu sisi meminta dukungan pemerintah, pada sisi lain , lembaga keuangan merekrut ekonom untuk meyakinkan pelanggan / calon pelanggan. Hampiran Keynes populer dikalangan politikus karena tak memangkas layanan pemerintah, populer karena tak menaikkan pajak. Bila konsumsi meningkat menyebabkan ekonomi tumbuh, bukan sebaliknya. Konsep salah dan terbalik; perekonomian tumbuh menyebabkan konsumsi meningkat. Pada situasi stagflasi, tugas pemerintah mendorong tabungan ke bank dengan berbagai jaminan pemerintah, pengurangan pajak penghasilan deposito dll, menambah uang beredar agar jumlah kredit bank tersalur lebih banyak. Ekspansi ekonomi terjadi tatkala skala produksi meningkat. Konsep keliru”belanja mendorong pertumbuhan ekonomi” , konsep benar adalah “ tindakan menabung ketimbang tindakan konsumsi adalah tindakan lebih menguntungkan kondisi perekonomian”. Ketika harga harga mulai turun mendekati lapis masyarakat berdaya beli lemah, pasar mulai berkembang kembali. Memusuhi perusahaan swasta dalam pendanaan infrastruktur adalah keliru, sebab pembangunan infrastruktur oleh pemerintah sendiri mendapat output suboptimal karena KKN. Karena itu kemitraan swasta-pemerintah dan hampiran konsesi berbagai sarana publik pemerintah kepada swasta adalah jalan keluar . Kebijakan larangan impor untuk penghematan cadangan devisa, kebijakan memusuhi perdagangan bebas untuk melindungi produksi dalam negeri dan lapangan kerja menyebabkan opsi-beli termurah dan terbaik barang/jasa yang ada dimuka bumi , menjadi ditutup bagi rakyat negara itu. Fokus pemerintahan pada ekspansi bisnis dan tabungan, pajak terasa ringan dan mendorong kegairahan ekonomi, mendorong industri sektor riil berkembang subur, kesempatan kerja meningkat menyebabkan daya beli masyarakat meningkat. Persaingan pelaku industri sehat mendorong persaingan harga, peningkatan efisiensi untuk kesinambungan besar laba, menyebabkan indeks harga komoditas umum menurun, menyebabkan kecukupan belanja konsumtif bagi keluarga. Kelebihan itu menyebabkan pergeseran alokasi belanja konsumtif menjadi belanja rekreasi, belanja semi produktif dan belanja produktif, seperti pembangunan rumah untuk sewa bulanan dan kendaraan sewaan. Belanja rekreasi menumbuhkan industri jasa. Terjadi kebutuhan publik akan sistem demokrasi, para pemilih dalam pemilu mengevaluasi kualitas penggunaan kekuasaan, kualitas manajemen APBN, terutama alokasi, kebocoran dan pertanggungjawaban kepemerintahan berbasis akuntansi pemerintahan nan baik. Muncul PNS sebagai golongan baru dalam masyarakat, dan jabatan anggota DPR menjadi menarik, muncul perlombaan menarik hati masyarakat melalui subsidi , upaya menekan harga kebutuhan pokok dan upaya penggratisan kebutuhan publik tertentu , sebagian memang  upaya sehat , sebagian populis. Terdapat berbagai bencana alam, yang disikapi oleh kebijakan khusus dan APBN khusus dalam upaya pemerataan dan keadilan antara lain berbagai fasilitas keringanan perpajakan tahun 2020. Pada berbagai negara lain, Menteri Tenaga Kerja pengejar popularitas membuat pengetatan syarat PHK yang memberatkan para pengusaha, menciutkan hati para wirausaha baru akan coba-coba, berakibat bisnis berhenti berkembang. S e l e n g k a p n y a